Kepada: 47M
Apakah kau masih mau menerimaku?
Yang kausebut nestapa adalah
yang tiada akan pernah menyergap udara sejuk
Di dinding pesakitan kita beradu muka
Kau kenalkan lukamu
Kukenalkan pula rasa nyeri di tubuhku
Pisau mengiris lembut hatimu, kala itu
Apakah kau masih mau menerimaku?
Segala yang menyertaiku
Bagai tak seperti dulu
Aku juga lupa cara bermain koa
Apakah kau masih mau menerimaku?
Di perpisahan jalan kita menemui maut masingmasing
Manakala ada libur panjang di ujung kematian
kita masih bertemu
Surga namanya
Apakah kau masih mau menerimaku?
Berjalan, berfoto, bergeliat bersama
Main, tidur, makan bersama
Kau di mana kini, anak congklak?
Apakah kau masih mau menerimaku?
Sebagai lelaki yang gagah nan rentan
aku mengenalmu lebih dari jutaan kesedihan membelaimu
Lebih dari neraka menyiksamu
Tapi,
Kau di mana kini, anak congklak?
Begitu aku menyebut namamu
Begitu pula kau sebut namaku
Berulang kali kita dihina waktu
Berulang kali kita dilupakan cinta
Kau di mana kini, Catur Hepta?
Subang, 22 Januari 2013
Andrall Intrakta DC | 22:23
Apakah kau masih mau menerimaku?
Yang kausebut nestapa adalah
yang tiada akan pernah menyergap udara sejuk
Di dinding pesakitan kita beradu muka
Kau kenalkan lukamu
Kukenalkan pula rasa nyeri di tubuhku
Pisau mengiris lembut hatimu, kala itu
Apakah kau masih mau menerimaku?
Segala yang menyertaiku
Bagai tak seperti dulu
Aku juga lupa cara bermain koa
Apakah kau masih mau menerimaku?
Di perpisahan jalan kita menemui maut masingmasing
Manakala ada libur panjang di ujung kematian
kita masih bertemu
Surga namanya
Apakah kau masih mau menerimaku?
Berjalan, berfoto, bergeliat bersama
Main, tidur, makan bersama
Kau di mana kini, anak congklak?
Apakah kau masih mau menerimaku?
Sebagai lelaki yang gagah nan rentan
aku mengenalmu lebih dari jutaan kesedihan membelaimu
Lebih dari neraka menyiksamu
Tapi,
Kau di mana kini, anak congklak?
Begitu aku menyebut namamu
Begitu pula kau sebut namaku
Berulang kali kita dihina waktu
Berulang kali kita dilupakan cinta
Kau di mana kini, Catur Hepta?
Subang, 22 Januari 2013
Andrall Intrakta DC | 22:23
Komentar
Posting Komentar